Generasi saat ini, tentunya banyak dipengaruhi arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang mana sangat berdampak pada tumbuh kembang anak. Padahal anak merupakan generasi yang akan menjadi penerus bangsa ini. Oleh karena itu peran orangtua sangat penting dalam meningkatkan kualitas diri anak demi menciptakan generasi berkualitas. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua untuk meningkatkan kualitas diri anak

Orangtua menghabiskan waktu bersama anak
(source: freepik.com)

  1. Menanamkan nilai budi pekerti sejak dini.

Maraknya kasus bullying yang terjadi merupakan salah satu contoh akibat dari rendahnya budi pekerti seseorang. Sopan santun, tata krama, norma-norma dan nilai luhur seperti hilang tergerus zaman. Banyak dari anak-anak yang memiliki role model atau panutan dari media digital, padahal beberapa dari mereka justru memberikan contoh kurang baik. Untuk itu orangtua jangan mengabaikan hal-hal seperti ini. Anak banyak belajar dari apa yang mereka lihat dan alami. Orangtua harus membiasakan hal-hal yang benar, bukan membenarkan yang biasa dilakukan oleh masyarakat walaupun sebenarnya itu kurang baik.

"Biasakan yang benar, bukan membenarkan yang biasa"

  1. Menjadi orangtua yang aktif.

Generasi saat ini disebut dengan generasi milenial yang mana sangat akrab dengan dunia digital dan internet. Internet memiliki banyak manfaat untuk anak namun dapat menjadi boomerang apabila lepas pengawasan. Banyak konten di internet yang mudah diakses dan ditiru oleh sang anak. Orangtua harus aktif melakukan pengawasan dan tidak menutup diri terhadap perkembangan teknologi.

  1. Mendukung kegiatan-kegiatan anak.

Mendukung kegiatan anak bukan berarti harus dengan mengeluarkan biaya yang besar. Apabila mencukupi secara finansial, orangtua dapat memberikan kursus tambahan baik bidang akademik ataupun bidang lain seperti kesenian, olahraga, dan aktivitas yang sesuai dengan hobi sang anak. Namun bila terbatas secara finansial, orangtua dapat mendukung anak dengan mengizinkan mereka mengikuti kegiatan ektrakulikuler dan organisasi di sekolah. Dengan mendukung anak memiliki kegiatan lain dapat menjadi bentuk kepercayaan orangtua terhadap anak dan juga melatih anak menjaga kepercayaan orangtua.

  1. Menghabiskan waktu bersama anak.

Kesibukan orangtua kadang membuat mereka mengorbankan waktu bersama anak. Padahal momen bersama dengan keluarga merupakan hal yang penting dalam tumbuh kembang sang anak. Selain mengeratkan ikatan antara orangtua dan anak, menghabiskan waktu bersama juga dapat menjadi media komunikasi sekaligus dapat memantau perkembangan anak. Meluangkan waktu dengan anak dapat dilakukan pada saat sarapan, makan malam, menemani belajar, ataupun kegiatan di akhir pekan.

Perhatian dari orangtua sangat mempengaruhi kualitas diri anak. Dengan memberikan perhatian yang cukup, anak diharapkan dapat membuat anak lebih terbuka kepada orangtua sehingga anak pun dapat selalu berada dalam pengawasan orangtua namun tidak merasa di bawah tekanan.

Sebagai umat muslim, siapa sih yang tidak ingin untuk bisa pergi haji? Jangankan haji, bisa umroh aja sudah sangat bersyukur. Selain untuk melakukan ibadah yang merupakan rukun Islam, kita juga bisa sekaligus berwisata. Karena belum kesampean untuk pergi umroh, sekarang coba dulu umroh dengan rasa kearifan lokal.

Loh, gimana tuh maksudnya? Iya jadi kita berkunjung ke serambinya aja dulu.
Yap, Provinsi Aceh atau yang kita kenal dengan istilah Serambi Mekah. Kenapa sih dinamakan Serambi Mekah?

Istilah tersebut tentu tidak lepas dengan sejarahnya dulu. Daerah Aceh dahulu pernah menjadi pelabuhan atau pangkalan tempat berkumpulnya jamaah haji dari seluruh Nusantara.

Dulu belum ada penerbangan yang setiap saat tersedia menuju kota Mekah. Alhasil harus berlayar menggunakan kapal laut ke Arab. Kalau sekarang mau umroh bisa langsung daftar ke biro perjalanan atau agen travel umroh.

Nuansa islami sangat terasa ketika meminjakan kaki di Kota Aceh. Apalagi ketika berkunjung ke Masjid Raya Baiturrahman, serasa di Masjid Nabawi.


Apa yang membuat seperti Masjid Nabawi? Masjid Raya Baiturrahman memiliki tonggak-tonggak payung di halamannya seperti yang ada di Masjid Nabawi. Sayangnya, saat ke sana payung tersebut sedang tidak terbuka. Walau demikian tetap tidak mengurangi keindahan Masjid Raya Baiturrahman.

Saat masuk ke Masjid Raya Baiturrahman, pengunjung wajib menggunakan pakaian tertutup. Bahkan untuk memfasilitasi turis mancanegara, mereka dipinjamkan pakaian seperti jubah agar bisa masuk dan berkeliling di area masjid.


Di dalam masjid selain digunakan untuk sholat juga digunakan masyarakat sebagai media pembelajaran seperti mengaji dan majelis taklim.

Beginilah penampakan bagian dalam Masjid Raya Baiturrahman.


Selain Masjid Raya Baiturrahman yang mirip dengan Masjid Nabawi, ada juga kebun kurma tepatnya Kebun Kurma Barbate di daerah Aceh Besar. Meskipun pohonnya belum sebesar pohon kurma di Arab sana, namun kebun kurma ini sangat luas kurang lebih 18 hektare.



Itu dia umroh rasa kearifan lokal Indonesia haha

Semoga bagi semua umat muslim bisa diberikan kesempatan dan rezeki untuk bisa mengunjungi tanah suci. Sekarang kita juga sudah dipermudah dengan berbagai travel umroh salah satunya dari Blibli.

Blibli menyediakan berbagai pilihan paket haji dan umroh mulai dari 2 juta rupiah. Ah masa murah banget sih? Justru itu cuma di Blibli kita bisa DP umroh untuk paket yang akan kita pilih nantinya. Alasan lain mengapa pilih Blibli, yaitu:

  • Terpercaya, Blibli hanya bekerja sama dengan PPIU yang terdaftar di Kementerian Agama
  • Banyak Pilihan, Blibli menjual banyak paket Umroh dan Haji dari banyak Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU)
  • Banyak Penawaran Menarik, Blibli memberikan banyak promosi untuk jamaah yang membeli paket umroh

Pengen banget umroh tapi bingung atur keuangan? Nih aku kasih tips untuk kalian yang punya dana terbatas tapi pengen banget umroh.

Harga paket umroh rata-rata 25 juta rupiah. Berarti paling tidak kita harus bisa mengumpulkan minimal 30 juta. Kenapa harus segitu? Karena kita juga butuh uang untuk kebutuhan umroh lainnya.

Sekarang gimana cara nabungnya?
Nih aku kasih gambaran perbandingan besar tabungan per bulan dengan waktu yang dibutuhkan.

Tabungan / bulan Lama Menabung
Rp 500.000,- 5 tahun
Rp 750.000,- 3,5 tahun
Rp 1.000.000,- 2,5 tahun
Rp 1.250.000,- 2 tahun
Rp 1.500.000,- 1 tahun 7 bulan
Rp 2.000.000,- 1 tahun 3 bulan
Rp 2.500.000,- 1 tahun

Tabel di atas untuk nominal yang dikumpulkan 30 juta ya. Semakin besar nominal tabungan per bulan, maka semakin cepat waktu yang dibutuhkan untuk daftar umroh.

Yuk, mulai nabung buat umroh dari sekarang biar bisa ngerasain umroh beneran bukan cuma liat Serambi Mekahnya aja. Bismillah bisa ke Mekah ya! Aamiin
Kabar gembira untuk pengguna moda transportasi umum khususnya Transjakarta. Transjakarta menambahkan rute baru Pinang Ranti - Kuningan yang mulai beroperasi Kamis, 14 Maret 2019.
Rute Baru Transjakarta Pinang Ranti-Kuningan

Sebelumnya bis Transjakarta dari Halte Pinang Ranti hanya melayani tiga rute yaitu Pinang Ranti - Pluit (9), Pinang Ranti - Kota (9B), dan Pinang Ranti - Bunderan Senayan (9C). Untuk menjangkau daerah Kuningan, penumpang harus transit di Halte Kuningan Barat terlebih dahulu. Dengan adanya bis Pinang Ranti - Kuningan (9M), memudahkan masyarakat untuk menjangkau wilayah tersebut.

Halte Rute Baru Transjakarta Pinang Ranti-Kuningan Halte Rute Baru Transjakarta Pinang Ranti-Kuningan

Berikut rute yang dilalui bis Transjakarta 9M dari Pinang Ranti:
  • Pinang Ranti
  • Garuda Taman Mini
  • Cawang UKI
  • BNN
  • Cawang Ciliwung
  • Cawang Cikoko
  • Tebet BUMD
  • Pancoran Tugu
  • Pancoran Barat
  • Tegal Parang
  • Kuningan Barat
  • Patra Kuningan
  • Departemen Kesehaatan
  • GOR Sumantri
  • Karet Kuningan
  • Kuningan Madya
  • Setiabudi Utara AINI
Semoga dengan penambahan rute bis Transjakarta Pinang Ranti - Kuningan dapat mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum dan mengurangi kemacetan lalu lintas khususnya di daerah Kuningan.

Baca juga: Hal Apasih yang Biasa Kalian Lakuin Kalo BT di Perjalanan?



Masih Cerita Horror Bagian ke 3

Sudah baca Horror Nggak Sih? Nah, masih dengan cerita horror ini adalah lanjutan pengalaman yang ku alami sendiri.

#3 Jurit Malam

Cerita ini ketika gue duduk di bangku SMA. Sebagai siswa baru, untuk mengikuti ekstrakulikuler gue wajib ikut pelantikan gabungan (Langab). Langab diadakan di daerah Halim Perdana Kusuma. Daerah TNI AU yang masih hutan-hutan gitu.

Rangkaian kegiatannya semacam pendidikan dasar seperti perkenalan, baris-berbaris, games, dan sebagainya. Hingga akhirnya malam tiba, diadakanlah Jurit malam.
Seperti pada umumnya, sebelumnya peserta dipersilahkan untuk tidur namun pada tengah malam dibangunkan secara bergiliran per kelompok. Kebetulan gue tipe orang yang mudah terbangun ketika ada suara.

Jadi ketika teman satu tenda (beda kelompok) dibangunin, gue juga ikut kebangun tapi gue tetep pejamin mata. Setelah itu gue denger suara-suara senior lagi sok marah-marah gitu lah. Sampai akhirnya giliran gue dan kelompok gue.

Kami dibangunin dan 'dipanasin' dulu sebelum akhirnya Jurit malam. Rute Jurit malam jalurnya sudah ditandai menggunakan tali rafia karena lokasinya di dalam kebon gitu.
Ya namana kebon, jadilah banyak pohon pisang. Sebelum masuk, kami diberi instruksi untuk ikuti tali rafia, jaga sikap, dan mata jangan kemana-mana. Gue inget banget, awal masuk kebon itu jalurnya lurus terus belok ke kanan.Tepat pas dibelokan kanan itu ada pohon pisang.

Dari awal jalan masuk mata gue udah jelalatan kemana-mana sampai akhirnya tertuju ke pohon pisang itu. Gue liat putih-putih, ya you know lah yang kaya guling. Tapi begitu gue ngeliat putihnya aja gue langsung palingin muka ke kiri. Gue merem dan nunduk aja berharap cepet ngelewatin belokan itu.

Setelah lewat gue berusaha tetap tenang dan nggak mikir macem-macem. Kelompok gue termasuk kelompok akhir-akhir, jadi langit juga udah mulai terang mau fajar gitu. Sampai di camp, gue tanya ke temen yang lain apa mereka liat sesuatu di belokan itu. Tapi ternyata mereka nggak liat apa-apa. Gue keinget ada temen gue yang cukup peka dan pas gue tanya, dia jawab...
"Iya emang ada"

Baca juga: Siang Horor - Bunga Kering
Setiap orang tentu ingin mewujudkan pernikahan seperti yang mereka impikan. Namun banyak juga yang tidak dapat terwujud dikarenakan biaya pernikahan yang terbatas. Sebenarnya pernikahan impian tetap bisa terwujud dengan menekan budget di beberapa aspek. Simak tips berikut untuk menekan biaya pernikahan kalian.

Tips Menekan Biaya Pernikahan
(source: freepik.com)

Tidak Ada Prewedding

Foto atau dokumentasi sebelum pernikahan ini ternyata memakan biaya yang cukup besar loh gaess... Apalagi kalau kalian melakukan prewedding di luar kota atau bahkan luar negeri. Jika kalian tidak melakukan prewedding, kalian bisa menghemat biaya pernikahan hingga 3 juta bahkan lebih.
Pada dasarnya prewedding adalah masa sebelum kalian menikah. Jadi sebenarnya foto-foto yang diambil pada masa itu bisa kalian gunakan sebagai foto prewedding *literally 

Tidak Ada Tunangan

Sehabis orangtua laki-laki datang melamar, biasanya diadakan acara pengikatan sebelum menikah. Ya kalau kata orang-orang tuh engagement. Tapi tahukah kalian acara ini juga sebenarnya tidak mutlak. Untuk sewa dekorasi tunangan saja bisa lebih dari 5 juta, ditambah untuk catering acara tersebut.
Jadi sebenarnya dengan lamaran yang dihadiri keluarga inti saja sudah cukup untuk merestui hubungan kalian.

Menggunakan Undangan Digital

Selain bisa menekan biaya pernikahan, menggunakan undangan digital juga ramah lingkungan loh. Disamping itu, kita juga bisa tahu apakah orang yang kita undang bisa hadir atau tidak. Dengan undangan digital kalian bisa menghemat kurang lebih 5000 per lembarnya.

Tidak Menggunakan Wedding Organizer

Wedding Organizer (WO) dapat membantu mengatur keperluan pernikahan kalian. Tapi kalau kalian punya saudara atau teman yang biasa mengatur sebuah acara, kalian bisa menjadikan mereka sebagai panitia pernikahan (bridesmaid/ groomsmen). Karena tidak menggunakan WO, tentu kalian harus turun tangan untuk mengurus segala keperluan dari awal pernikahan.


Selain keempat hal di atas, kalian juga dapat menghemat biaya pernikahan dengan membatasi tamu undangan dan juga mengurangi rangkaian acara sebelum pernikahan. Jika kalian menggunakan adat sebelum pernikahan seperti siraman, tentu itu juga akan menambah biaya pernikahan kalian. Pemilihan vendor dan lokasi pernikahan juga harus dipertimbangkan.

Nah, itulah tips untuk menekan biaya pernikahan. Semoga kalian dapat mewujudkan pernikahan impian kalian ya gaes...
Menikah dapat merubah kehidupan seseorang. Banyak perempuan yang memilih berhenti bekerja atau melakukan bisnisnya sendiri setelah menikah. Namun bagi wanita yang terbiasa bekerja, memilih keluar dari pekerjaan merupakan suatu hal yang sangat sulit. Jadi apa saja pertimbangan mereka untuk berhenti bekerja setelah menikah?

Alasan Wanita Memilih Berhenti Bekerja Setelah Menikah
(source: freepik.com)

Dari jawaban hasil question instagram story aku pada tanggal 19 Februari 2019 menunjukkan bahwa alasan utama wanita keluar dari pekerjaannya setelah ia menikah adalah karena anak.

"Kalo udah ada anak, berat sih ninggalin anak"
- @gessong
"Gue abis punya anak sih resign-nya. Karena ngga bisa percaya sama orang lain aja buat ngasuh anak"
- @dinardini
"Sedang menikmati peran seorang ibu mungkin dan pengen selalu liat tumbuh kembang anak"
- @mintryd
"Karena anak lebih butuh kita dibandingkan pekerjaan"
- @dellaauliak
"Karena nikmat apalagi pas udah punya anak. Berasa banget jauh lebih nikmat di rumah"
- @hasmiahshahab
"Dampingin anak dan kesepakatan sama suami untuk ngga pakai nanny/ ART"
- @68aca

Selain karena alasan anak tentu ada alasan lainnya, seperti yang disampaikan berikut ini.
"Pengen full time buat anak dan suami"
- @nugraaha
"Titik tujuan pencapaian kesuksesannya beda jauh"
- @gita_prawardani
"Ingin bisnis dari rumah. Jadi bisa  tetap ngurus rumah dan kerja"
- @vrrjessica
"Supaya patuh sama suami"
- @adithyadn

Ada satu lagi alasan yang menurut aku paling rasional haha...

"Udah kaya" - @noviarzkym

Jadi singkatnya, banyak wanita memilih berhenti bekerja karena mereka lebih ingin fokus kepada anak dan keluarga. Tapi tidak sedikit juga wanita yang tetap bekerja namun bisa menyeimbangkan waktunya antara karir dan urusan rumah tangga.

Semua pilihan pasti ada yang konsekuensinya. Semangat ya para wanita!

Baca juga: Siap Nikah? Simak 4 Hal Yang Harus Disiapkan Sebelum Menikah
Millennials mungkin sudah tidak asing lagi dengan NKCTHI (Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini), akun yang membuat kutipan sederhana tapi memiliki makna yang mendalam. Berikut beberapa penggal quote dari NKCTHI tentang kehidupan.
Quote NKCTHI Tentang Kehidupan
(source: instagram.com/nkcthi)

"Semoga kita masih sempat bercanda"
"Kadang beberapa hal gak perlu dipusingin."
"Ada kuasa yang lebih besar dari rencana manusia."
"Apa rasanya saat kematian jadi agenda harian?"
"Hidup itu lucu ya!"
Gimana abis baca quote NKCTHI di atas? Intinya banyakin bersyukur ya gaes...
Tenang hidup kalian ngga bakal ketuker sama hidup orang lain dan usaha tidak akan mengkhianati hasil. Karena Sang Pencipta itu Maha Baik :)